Honda memastikan produk kendaraan listrik buatannya akan menggunakan port pengisi daya North American Charging Standard (NACS) yang dikembangkan Tesla. Honda menyusul para automaker lain yang telah lebih dulu menggunakan NACS, seperti Ford, GM, Nissan, Mercedes Benz, Fisker dan Rivian. Model pertama yang muncul dari Honda di AS dengan port NACS akan hadir di tahun 2025, model dipastikan berbentuk SUV berukuran menengah hingga besar berdasarkan platform e Architecture milik Honda.
Honda Prologue dan Acura ZDX berbasis platform Ultium, yang dikembangkan bersama General Motors, tidak akan menerima port NACS namun akan menggunakan CCS saat diluncurkan pada tahun 2024. Namun, awal tahun ini, Wakil Presiden Eksekutif Honda Shinji Aoyama, mengklarifikasi bahwa setelah GM beralih ke NACS, ZDX akan mengikuti jejaknya, dengan perkiraan waktu pada tahun 2025 atau 2026, dikutip dari Carscoops. Sementara itu, perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengembangkan adaptor pengisian daya CCS ke NACS untuk setiap kendaraan listrik yang ditawarkannya sebelum peralihan, sehingga membuka semua kendaraan listrik Honda untuk memanfaatkan jaringan Tesla Supercharger.
Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Sosok Dokter yang Disorot di Tengah Kisruh Rumah Tangga Ria Ricis, Selfie Bareng Istri Teuku Ryan Survei Capres 2024 Terbaru Hari Ini, Capres Terkuat 50 Persen di Survei dan Polling Indonesia
Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3 Istri Andrew Andika Hamil Anak Kedua, Tiap Malam Minta Pijat Fakta Perceraian Ammar Zoni dan Irish Bella, dari Hak Asuh Anak hingga Nafkah Rp10 Juta per Bulan
Hasil Survei Elektabilitas Capres 2024, DKI Jakarta Kian Ketat, Dominasi Anies Cak Imin Mulai Runtuh Halaman 4 Jaringan stasiun pengisian cepat Tesla secara luas diakui sebagai yang terbaik di antara beberapa merek lainnya. Honda mengatakan bahwa perjanjian mereka dengan Tesla akan “secara signifikan meningkatkan kenyamanan pengisian daya”, karena produsen mobil Jepang tersebut berupaya menciptakan lingkungan pengisian daya yang lebih baik untuk menyebarkan adopsi EV di AS.
Selain itu, Honda akan terus bekerja sama dengan BMW, General Motors, Hyundai, Kia, Mercedes Benz dan Stellantis untuk mengembangkan jaringan pengisian daya baru di Amerika Utara.