Berikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama pada bayi bisa jadi salah satu upaya cegah terjadinya stunting. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Andi Ritamariani. Ia mengatakan jika perempuan bisa berperan lebih banyak dalam mengupayakan pencegahan stunting.
“Salah satunya dimulai dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayi yang baru lahir 0 sampai 6 bulan,” ungkap Ritamariani pada keterangan resmi, Senin (7/8/2023). Sayangnya, menurut Ritamariani, jasil kajian menunjukkan hanya sekitar 56 persen ibu melahirkan yang memberikan ASI ekslusif pada anaknya. Padahal, banyak sekali manfaat pemberian ASI.
Hasil Survei Elektabilitas Capres 2024, DKI Jakarta Kian Ketat, Dominasi Anies Cak Imin Mulai Runtuh Deklarasi Keluarga Besar Alumni Gontor ke Pasangan AMIN, Dien Syamsuddin dan Hidayat Nurwahid Gabung Plt Gubernur Maluku Utara Lantik Seorang Pegawai Rangkap Jabatan, Muammil: Birokrasi yang Kacau
Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman 4 Klasemen dan Jadwal Liga 2 Babak 12 Besar Terbaru Live Indosiar, PSMS vs PSIM, Persela dan Deltras Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3
“Rugi sebetulnya jika tidak memberikan ASI, karena ASI itu tidak perlu beli, gizi dan kebersihan terjamin," paparnya. "Selain ekonomis, jika ibu rutin menyusui maka memperkecil kemungkinan segera hamil lagi. Lagi pula ASI mudah dibawa dan disiapkan, tidak ribet," kata Ritamariani lagi. Lebih lanjut, BKKBN mendorong pencegahan stunting dilakukan mulai dari hulu.
Artinya, dilakukan sejak dini, bahkan sejak sebelum pasangan menikah dengan memeriksakan kesehatan tiga bulan sebelumnya. Hal ini bertujuan agar saat menikah dan kemudian hamil, ibu dan janin dalam kondisi sehat terhindar dari stunting. Selanjutnya pola makan dan pengasuhan harus diperhatikan, termasuk pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan.
Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.