Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang sedang dikebut dan dirancang oleh Pemerintahan saat ini. AHY menilai logis soal proyek IKN itu karena karena menurut dia, tidak ada yang bermasalah dengan wacana tersebut. "Masalah IKN, Demokrat memandang bahwa sebetulnya semangat membangun ibu kota baru dengan argumentasi logisnya. Tidak ada yg keliru dari sisi argumentasi logisnya," kata AHY saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2023).
Proyek itu menjadi tidak logis karena dia menaruh fokus pada kondisi perekonomian Indonesia yang belakangan ini menurutnya masih belum meningkat. Termasuk kata dia soal kondisi fiskal bangsa Indonesia dan utang pemerintahan Indonesia yang belakangan ini meningkat. "Yang menjadi kurang logis saat ini ketika ekonomi Indonesia sedang sulit, tidak sedang baik baik saja, masyarakat kita juga sedang tidak baik baik saja seolah ada yang memaksakan diri, tadi, fiskal kita udah makin sempit, utang kita makin besar, investasi juga tidak mengalir deras seperti yg diharapkan, karena masing masing negara, masing masing investor juga mengukur diri," kata dia.
Keuchik Terpilih Rangkap Jabatan Ketua PPK, Begini Tanggapan Sekda Pidie dan Penegasan Camat Sinergi Pengelolaan PPJ dan PJU, PLN Pemda Tanah Datar Teken Nota Kesepahaman/MoU Ini 4 Bandara di NTT dengan Jumlah Penerbangan Terbanyak
Jelang Laga Kalteng Putra Vs Persekat Tegal, Ini Tiga Pemain yang Masih Ingin Bertanding Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman 4 Dampingi Jokowi, Menpora Dito Lakukan Tanda Tangan Nota Kesepahaman Bidang Pemuda dan Olahraga
Cara Alami untuk Menurunkan Gula Darah, Mudah Diterapkan Penderita Diabetes Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3 Dari kondisi tersebut, AHY menaruh kekhawatiran soal perencanaan pembangunan IKN tersebut.
Menurut putra sulung Presiden Ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, kekhawatiran proyek itu bisa mangkrak dan tidak berjalan dan yang akhirnya berdampak pada rakyat. "Jangan didahulukan proyek proyek yang luar biasa menyita anggaran negara kita. Saya khawatir nanti itu nggak jadi, nggak sukses, rakyat kita menderita. Kita pengen tidak memilih, pengennya jalan semua," beber dia. Dirinya menyatakan, proyek IKN jangan selamanya dijadikan patokan untuk menampilkan sebuah warisan atau legacy bagi pemerintahan yang sedang menjabat.
Sebab menurut dia, setiap legacy tidak perlu dikejar bisa diciptakan di satu masa jabatan pemerintahan. "Semangatnya kita gak ada masalah. Tapi begitu harus dieksekusi sekarang juga sebelum 2024 harus jadi, apa yg dikejar?" ucap dia. "Jadi legacy itu tidak harus pokoknya harus sekarang kalau enggak tidak menjadi legacy kita," tukas AHY.