Rekan seperjuangan Valentino Rossi, Alessio 'Uccio' Salucci menceritakan bagaimana sahabat karibnya itu tumbuh hingga sukses menjadi legenda balap MotoGP. Salah satu momen yang paling dikenang Uccio ialah saat Valentino Rossi duduk di bangku Sekola Menengah Pertama (SMP). Menariknya, Valentino Rossi muda lebih suka terhadap balapan mobil seperti halnya Formula 1 (F1) ketimbang MotoGP.
Kesukaan Valentino Rossi terhadap F1 semasa masih SMP tertuang dalam buku hariannya. Dikisahkan Uccio, Rossi gemar corat coret menggambar helm pembalap F1. Ada beberapa legenda F1 yang diidolakan oleh Valentino Rossi. Mereka di antaranya ialah Alain Marie Pascal Prost, Aryton Senna, Nigel Ernest James Mansell. "Vale (Valentino Rossi) lebih bersemangat tentang F1 daripada sepeda balapan motor ketika dia masih muda," kenang Uccio seperti yang dikutip dari laman .
"Saya ingat ketika masih SMP, dia (Rossi) menggambar helm pembalap F1 di buku hariannya selama pelajaran." Kisah Semasa SMP Valentino Rossi yang Suka Gambar Helm Pembalap F1 Sosok Dokter yang Disorot di Tengah Kisruh Rumah Tangga Ria Ricis, Selfie Bareng Istri Teuku Ryan
Lorenzo Sebut Valentino Rossi Tak Suka Pembalap Muda Jadi Pendampingnya di Yamaha Kisah Kutukan Valentino Rossi Matikan Karir Pembalap Hebat Asal Spanyol Ini Tanpa Juara Dunia Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman 4
Istri Andrew Andika Hamil Anak Kedua, Tiap Malam Minta Pijat Fakta Perceraian Ammar Zoni dan Irish Bella, dari Hak Asuh Anak hingga Nafkah Rp10 Juta per Bulan Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3
Rossi pun memamerkan hasil karyanya kepada Uccio yang memang dia kenal sejak masih bereada di kereta dorong bayi. Yap, Rossi dan Uccio memang diperkenalkan oleh ayahnya sejak masih berada di kereta dorong anak. Graziano Rossi, merupakan ayah Valentino juga merupakan seorang pembalap. "Dia menunjukkannya kepadaku beberapa desain helm Prost, milik Senna, dia terutama menyukai Mansell."
"Rossi merupakan penggemarnya. Ketika dia mendesain helm Nigel, dia sangat teliti, dia ingin melakukannya dengan baik," kenang pria yang kini menyandang tugas sebagai Direktur tim Mooney VR46 kepunyaan Valentino Rossi. Kecintaan The Doctor, julukan Rossi, atas balap F1 bahkan tidak luntur ketika pamornya melejit ketika menjadi pembalap MotoGP. Bahkan empunya nomor #46 ini nyaris menjadi pembalap F1 dengan bergabung ke tim asal Italia Ferrari.
The Doctor bahkan pernah menjajal mobil F1. Dia sempat bertukar kendaraan dengan jagoan F1, Lewis Hamilton pada akhir 2019 lalu. Namun, itu bukan kali pertama bagi Rossi mencoba mengendarai mobil F1. Pembalap asal Italia itu pernah mencoba mobil Ferrari milik Michael Schumacher. Rossi bahkan nyaris banting setir menjadi pembalap F1 pada 2006 silam. Kala itu, Ferrari tertarik untuk menjadikan The Doctor sebagai pembalap di ajang mobil balap paling bergengsi di dunia tersebut.
“Pada tahun 2006, saya nyaris beralih ke F1,” ungkap Rossi dilansir dari La Gazzetta medio 2021. Faktanya, setelah memutuskan pensiun dari MotoGP tahun 2021, Rossi tetap tak bisa jauh jauh dari ajang balap. Bedanya, kini ayah satu anak tersebut memilih balapan mobil GT. Bahkan beberapa waktu lalu Rossi meraih kemenangan pada GT Challenge yang berlangsung di Misano.
Salah satu alasan mengapa The Doctor tak mau beralih ke F1 setelah pensiun dari MotoGP karena faktor usia yang membuatnya sulit bersaing.