Mengganti sikat gigi secara rutin sangat penting untuk dilakukan. Mengganti sikat gigi merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan mulut dan gigi, karena sikat gigi dibuat tidak untuk digunakan selamanya. Namun, tentu sulit bagi kita untuk mengetahui kapan sikat gigi mencapai batas pemakaian dan kapan waktunya mengganti sikat gigi.
Melansir laman Healthline , sikat gigi adalah garis pertahanan pertama untuk melawan bakteri penyebab penyakit gusi, kerusakan gigi, dan bau mulut. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kebersihan sikat gigi yang kita gunakan sehari hari. Bulu sikat gigi yang lurus dan pegangan yang bersih, serta mudah digenggam adalah syarat terbaik untuk menavigasi ruang ruang sempir di dalam rongga mulut.
Selain itu, bulu sikat gigi yang lembut akan secara efektif menghilangkan sisa makanan dan bakteri yang dapat berkumpul di sekitar sela sela dan dasar gigi. Hasil Survei Elektabilitas Capres 2024, DKI Jakarta Kian Ketat, Dominasi Anies Cak Imin Mulai Runtuh Deklarasi Keluarga Besar Alumni Gontor ke Pasangan AMIN, Dien Syamsuddin dan Hidayat Nurwahid Gabung
Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman 4 100 Soal Cerdas Cermat Agama Islam Lengkap Kunci Jawaban Tingkat SD SMA Plt Gubernur Maluku Utara Lantik Seorang Pegawai Rangkap Jabatan, Muammil: Birokrasi yang Kacau
Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3 Sesuai standar anjuran kesehatan gigi, menyikat gigi sebaiknya dilakukan selama 2 menit dan dua kali sehari. Jika sudah dilakukan sesuai anjuran, maka penting untuk kita melindungi gigi dari masalah gigi berlubang.
Ahli menjelaskan, sikat gigi di antara waktu makan dan setelah konsumsi makanan manis merupakan langkah tambahan yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi. Dengan menyikat gigi dua kali atau lebih setiap hari, maka masih dianggap sebagai pemakaian standar untuk sikat gigi manual. Pada tingkat penggunaan ini, bulu sikat gigi manual akan mulai rontok dan menjadi kusut atau terpilin dalam waktu sekitar 3 bulan.
Hal ini sesuai dengan pedoman produsen dan rekomendasi dokter gigi, bahwa setidaknya Anda harus mengganti sikat gigi manual setiap 12 hingga 16 minggu atau 3 4 bulan. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap 3 bulan sampai 4 bulan atau kapan pun jika sikat gigi sudah tampak usang. Penting dicatat, jika bulu sikat gigi sudah tidak lagi nyaman digunakan atau sudah tidak layak pakai, maka disarankan segera dibuang.
Sebab, bulu sikat gigi yang tidak lagi layak, tidak akan maksimal dalam membersihkan sisa makanan dan plak pada gigi, artinya sikat gigi sudah mulai kehilangan efisiensinya. Lantas, bagaimana dengan penggunaan sikat gigi elektrik? Kapan waktu yang tepat untuk menggantinya? Kepala sikat gigi elektrik berfungsi untuk membersihkan area permukaan gigi dengan memutar atau bergetar dengan cepat.
Biasanya, kepala sikat gigi ini masih memiliki bulu nilon yang dapat dipakai setelah pemakaian rutin. Bulu bulu sikat gigi elektrik ini juga relatif lebih pendek, artinya bulu bulu pada sikat gigi elektrik tersebut akan lebih cepat rusak. Kepala sikat gigi elektrik sebaiknya diganti setiap 12 minggu atau bahkan lebih awal.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tanda tanda keausan pada bulu sikat gigi elektrik. Baca berita lain seputar kesehatan Artikel ini merupakan bagian dari
KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.