Bisakah Fitur Pengukur Tekanan Darah Smartwatch jadi Rujukan? Begini Kata Dokter

Baru baru ini bermunculan fitur fitur canggih smartwatch. Salah satu fitur yang ditawarkan adalah bisa mengukur tekanan darah. Lantas, apakah fitur pengukur tekanan darah di smartwatch bisa jadi rujukan atau skrining awal?

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (RSJPDHK), Koordinator Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dr. Bambang Widyantoro, SpJP(K), PhD beri tanggapan. Menurutnya, dalam hal ini teknologi smartwatch saat ini terhitung cukup membantu. "Teknologi smartwatch sekarang ini sebetulnya membantu sekali. Membantu tapi untuk skrinning awal," ungkapnya pada media gathering, Rabu (19/7/2023).

Sosok Ayah Tali Kasih yang Viral Gelar Pesta Ulang Tahun Mewah, Eks Kades, Terungkap Bisnisnya Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP Halaman 47 Kurikulum 2013: Uji Kompetensi Tali Kasih Palembang Akhirnya Buka Suara, Viral Gelar Pesta Mewah Ultah 17 Tahun, Kini Ngaku Malu

Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman 4 Inilah Sosok Prajogo Pangestu, Orang Terkaya Versi Forbes: Hanya Lulusan SMA Dulunya Sopir Angkot Viral Tawuran di Jaktim hingga Tangan Putus, Korban Ternyata Anak Polisi, Impian Masuk Akpol Pupus

Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3 Namun, tetap saja, pemeriksaan darah yang akurat tetap menggunakan alat pengukur tekanan darah. Baik itu alat pengukur tekanan darah digital yang bisa digunakan di rumah.

Atau pun alat manual yang digunakan di fasilitas kesehatan. Namun sekarang ini alat pengukur tekanan darah yang menggunakan merkuri tidak lagi dipakai tenaga kesehatan. "Karena sudah ada keputusan menteri kesehatan yang melarang menggunakan alat pengukur tekanan darah menggunakan merkuri," paparnya lagi.

Namun ia menekankan jika penggunaan smartwatch untuk skrining awal sangat baik. "Tapi tidak bisa membaca secara akurat. Paling tidak, dengan adanya data awal kok saya di smartwatch tensi mulai naik, konfirmasi, dan datang ke faskes," kata dr Bambang. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *